Wednesday, December 1, 2010

cin(T)a : ini film dalem banget buat gue

            Gue mau cerita sedikit tentang film yang baru aja gue tonton. Gue dapet ini film dari kakak gue. Judulnya Cin(T)a.  

Ini cerita tentang 2 orang sahabat yang saling sayang meskipun mereka beda agama. Si anisa islam dan si Cina kristen. Setelah nonton, gue baru ngeh kalo cin(T)a itu maksudnya antara Cina, Tuhan dan Anisa, makanya (T) nya gede. Gue baca related post tentang film ini, banyak pro dan kontra. Ada yang bilang justru bikin perpecahan agama, menjelek-jelekan agama dan lain sebagainya. Berhubung gue gak begitu ngerti soal film, jadi gue gak akan banyak komentar. Gue ngepost film ini bukan bermaksud untuk apa-apa, gue Cuma tertarik sama ini film.

Bagian-bagian dialog yang bikin gue tertarik adalah,


Anisa : “Kenapa Allah nyiptain kita beda-beda kalau Allah Cuma pengen disembah dengan satu cara?”

Cina : “Makanya Allah nyiptain cinta, biar yang beda-beda bisa satu. Tapi tetep, Cuma satu”



Cina : “kau cantik, aku ganteng. kau yatim, aku piatu. Kau bego, aku pintar. kau..”

Anisa : “Lo kristen, gue islam”

Cina : “exactly. Ntar kita bisa di display di taman mini, jadi simbol kerukunan umat beragama. Kau kan belum pernah main beda agama. Atau kau pindah kristen aja nis?”

Anisa : “yakin lo masih mau sama gue? Tuhan gue aja berani gue khianatin, apalagi lo ntar?”
-------- 

Anisa : “ya Allah, aku tahu Engkau telah menyediakan jodoh yang terbaik buat Cina. Tapi kita masih saling sayang. Nggak dosa kan?”

Cina : “if you love someone, you gotta let them go”

Anisa : “Basi sih tapi bukan berarti nggak bener”

--------

Cina : “mengapa saudari memilih mozaik sebagai tugas akhir saudari?”

Anisa : “mozaik itu beda-beda bentuk, warna, tekstur tapi jika dilihat dari jarak yang tepat, akan menjadi satu kesatuan yang indah. Sama seperti kampung kota, beda-beda suku, agama, status sosial tapi jika dilihat dari jarak yang tepat akan menjadi sebuah kesatuan”

Sebenernya film sederhana tapi punya makna terutama bagi yang merasakan hal yang dirasain sama Anisa dan Cina. Endingnya  Anisa sama Cina itu nggak diceritain, mereka tetep sahabatan atau akhirnya bisa pacaran gue gak tau. Intinya Jodoh di tangan Tuhan, yagak? Hehe. GOD is a director :)



Lakum diinukum wa liya diin. “Untukmulah agamamu, dan untukkulah agamaku” QS Al-Kaafiruun : 6

GOD is a director


No comments:

Post a Comment